Senin, 02 Juni 2014

KEPEMIMPINAN

Apa Arti Kepemimpinan?
• Definisi: kemampuan untuk mempengaruhi kelompok menuju pencapaian suatu visi atau serangkaian tujuan.
• Pemimpin dapat muncul dari dalam kelompok dan juga melalui penunjukkan secara formal.
• Tugas pemimpin: menantang status quo, menciptakan visi akan masa depan, dan menginspirasi anggota organisasi untuk mau mencapai visi.
Tugas manajer: meracik rencana detail, membuat struktur organisasi yang efisien, dan memantau operasional sehari-hari.

Teori Ciri/Sifat
• Teori ini menawarkan 2 kesimpulan:
o Ciri/sifat dapat memprediksi kepemimpinan
o Ciri/sifat lebih cocok untuk memprediksi kemunculan pemimpin dan penampilan kepemimpinan dibanding membedakan antara pemimpin yang efektif dan tidak efektif.

Teori Perilaku
• Perilaku seorang pemimpin efektif menurut pemelitian oleh Ohio State adalah:
o Inisiatif struktrur: sampai mana seorang pemimpin mendefinisikan dan menstruktur perannya dan bawahannya dalam mencari pencapaian tujuan.
o Pertimbangan: sampai mana seorang pemimpin memiliki hubungan kerja berdasarkan saling percaya, penghargaan terhadap ide-ide bawahan, dan perhatian terhadap perasaan mereka.

Teori Kontingensi / Kebetulan
• Dalam teori ini ada 3 dimensi kontingensi atau situasional:
o Hubungan pemimpn-anggota: derajat kepercayaan, keyakinan dan penghormatan bawahan kepada pemimpin
o Struktur tugas: derajat dimana pemberian tugas dibuat prosedurnya (terstruktur atau tidak)
o Kekuatan posisi: pengaruh yang didapat melalui posisi struktural dalam organisasi; meliputi kemampuan untuk merekrut, mendisiplinkan, mempromosikan, dan memberi kenaikan gaji

Kepemimpinan Karismatik dan Kepemimpinan Transformasional
• Kepemimpinan karismatik
o Teori kepemimpinan karismatik: teori kepemimpinan yang menyatakan bahwa pengikut membuat ciri kemampuan kepemimpinan yang heroik atau luar biasa ketika mereka mengamati perilaku-perilaku tertentu.
o Karakteristik kunci seorang pemimpin karismatik: mempunyai visi, mau menerima resiko pribadi untuk mencapai visi tadi, peka terhadap kebutuhan pengikut, dan memiliki perilaku yang tidak umum.
• Kepemimpinan transformasional
o Pemimpin transformasional: pemimpin yang menginspirasi pengikut untuk merubah ketertarikan pribadi mereka dan pemimpin yang mampu memberi efek luar biasa pada pengikut.
o Karakteristik pemimpin transformasional
Idealized influence: memberi visi dan misi, menanamkan kebanggaan, dihargai, diberi kepercayaan
Inspirational motivation: mengomunikasikan ekspektasi tinggi, menggunakan simbol-simbol untuk memfokuskan upaya, mengekspresikan tujuan-tujuan penting dalam cara-cara simpel
Intellectual stimulation: mempromosikan kecerdasan, rasionalitas, dan pemecahan masalah yang berhati-hati
Individualized consideration: memberikan perhatian pribadi, memperlakukan setiap karyawan secara adil, melatih, memberi masukan

Kepemimpinan Otentik: Etika dan Kepercayaan
• Pemimpin otentik: pemimpin yang tahu siapa mereka, tahu apa yang mereka percayai dan hargai, dan bertindak berdasarkan nilai dan kepercayaannya secara terbuka. Pengikut mereka menganggap mereka sebagai orang beretika.
• Pemimpin yang memperlakukan karyawan mereka dengan adil, terutama dengan memberikan informasi secara jujur, rutin, dan akurat, akan menjadi pemimpin yang lebih efektif.
• Pengikut yang percaya pada pimpinannya menjadi yakin bahwa hak-hak dan kepentingan-kepentingannya tidak akan dilanggar.
• Berikut beberapa keuntungan dari kepercayaan pengikut terhadap pemimpin:
o Kepercayaan mendorong pengambilan resiko
o Kepercayaan memfasilitasi pembagian informasi
o Kelompok yang saling percaya menjadi lebih efektif
o Kepercayaan meningkatkan produktivitas

Mentoring
• Mentoring memberikan akses terhadap perilaku karyawan tingkat bawah dan murid yang dimentor dapat menjadi sumber sebagai sinyal bahaya yang memberitahukan akan adanya masalah dalam organisasi.
• Seorang mentor yang memiliki koneksi kuat dapat membangun hubungan yang akan membantu murid maju dalam karirnya.

Tantangan terhadap Konsep Kepemimpinan
Ada 2 perspektif dan 1 perubahan teknologi yang menantang pemahaman mengenai nilai kepemimpinan:
• Kepemimpinan sebagai pemberian atribut
o Kepemimpinan hanyalah pemberian atribut terhadap seseorang. Orang memberikan atribut kepada mereka kecerdasan, keramahan, kemampuan verbal yang kuat, sifat agresif, pengertian, dan giat bekerja. Dalam level organisasi, orang cenderung melihat pemimpin sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap kinerja positif atau negatif.
• Pengganti dan penetral kepemimpinan
o Pengalaman dan pelatihan merupakan pengganti yang dapat menggantikan kebutuhan akan seorang pemimpin. Tujuan formal yang jelas, aturan dan prosedur yang jelas, dan kelompok kerja yang kohesif dapat menggantikan kepemimpinan formal.
o Sementara tidak adanya perbedaan dalam pemberian hadiah dapat menetralkan efek perlunya seorang pemimpin.
• Kepemimpinan online
o Kepercayaan berdasarkan identifikasi, yang berdasar pada saling pengertian antar orang mengenai keinginan dan kemauan masing-masing, akan sulit dicapai tanpa adanya interaksi tatap muka yang tidak mungkin didapat melalui kepemimpinan online.
o Negosiasi secara online juga dapat terganggu karena masing-masing pihak menunjukkan tingkat kepercayaan yang rendah.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar